Monday, 12 January 2009

Kebahagiaan

"Kebahagiaan", kata ini merupakan dambaan semua orang. Malah disadari atau tidak, kata tersebut adalah tujuan setiap orang. Semua orang, apapun kegiatannya tujuannya adalah untuk meraih "kebahagiaan" ini. Segala macam cara akan mereka lakukan untuk meraih "kebahagiaan" ini. Amrozi yg meledakkan bom di Bali pun melakukannya demi alasan ini, supaya hidup berbahagia di surga. Sayangnya, caranya salah kaprah. Apakah dengan membunuh orang-orang "kebahagiaan" akan berhasil diraih? Apakah dengan jalan kebencian, kekesalan, kemarahan, "kebahagiaan" akan berhasil diraih? Bukankah jalan menuju kebahagiaan harus selaras dengan tujuan itu sendiri? Mungkin Amrozi cs tidak pernah merenungkan hal ini. Mungkin bukan hanya Amrozi cs, mungkin juga kita semua sangat jarang merenungkan hal ini.

Sangat sering kita ingin bahagia namun dengan cara yg salah. Jalan "kebahagiaan" bukanlah jalan yg berlawanan dengan tujuan tsb, bukan kemarahan, tangisan, kesedihan, kekesalan, kebencian, ketamakan, dsbnya. Jalan untuk mendapatkan "kebahagiaan" adalah jalan yg selaras dengan tujuan, yakni: kasih sayang, belas kasihan, ketenangan, keseimbangan.

Seperti contoh memberi sedekah untuk seorang pengemis; bahagia sewaktu ingin memberi, bahagia sewaktu memberi sedekah, bahagia setelah memberi sedekah.

Kebahagiaan indah di awal, indah di tengah dan indah di akhir. Inilah jalan "kebahagiaan". Jangan sampai terkecoh lagi. Selalu waspada terhadap jalan ini.

Padang, 12 Januari 2009

::

No comments: